Pertandingan Tottenham Melawan Leeds

Pertandingan Tottenham Melawan Leeds berakhir dengan perolehan skor 2 – 0 yang di menangkan oleh Tottenham, dengan 2 gol dari babak pertama.

Di babak pertama, Tottenham Hotsport berhasil unggul dengan skor 2-0 saat mereka melawan Leeds United. DImana keunggulan yang di dapatkan dari tim asuhan Jose Mourinho itu tercetak dari tendangan yang di lontarkan oleh harry kane dan jiuga Son Heung – Min.

Pertandingan Tottenham Melawan Leeds Liga Inggris

Pertandingan lanjutan Liga premier Inggris tersebut di lakukan di Tottenham Hotspur Stadium.  Dengan Pertandingan Tottenham Melawan Leeds yang di lakukan di hari sabtu malam hari.

Dimana sang tuan rumah (Tottenham) mendapatkan beberapa ancaman dari serangan yang din lakukan oleh Ezgjan Alioski. Akan tetapi tim tuan rumah masih beruntung, karena tendangan tersebut masih menjauh dari gawan yang di jaga oleh Hugo Lloris.

Setelah itu Tottenham berusaha untuk melakukan tekanan ke garis pertahanan dari Leeds. Dan di menit ke – 21, Tim Tottenham berhasil mendapatkan peluang untuk mencetak gol. Akan tetapi, bola yang di tendang oleh Son Heung – Min tidak memiliki kecepatan yang cukup dan dengan mudah di tangkap oleh Illan Meslier.

Dan upiaya dari tim asuhan Jose Mourinho tersebut unutk mendapatkan gola kahirnya mendapatkan hasil yang baik di menit ke – 29. Tottenham berhasil mendapatkan hadiah penalti setelah Aloiski melanggar pemain Bergwijn di kotak terlarang.

Setelah itu Kane di tugaskan untuk mengeksekusi penalti tersebut dengan baik. Sehingga tim Tuan rumah mendapatkan keunjggulan pertamanya dengan skor sementara 1-0.

Dengan timnya yang tertinggal 1 angka harus memaksa pemain sepak bola asuhan Marcelo menjadi lebih agresif. Akan tetapi Tottenham malah mendapatkan satu skor lagi yang menggandakan perolehan skokr sementara pada saat itu menjadi 2 – 0.

Dimana skor kedua oleh tottenham itu di dapatkan dari sepakan Son Heung – Mine untuk tuan rumah. Sehingga skor tersebut bertahan hingga waktu istirahat.

Tottenham Berhasil Kalahkan Leeds Dengan Skor Ketiga Mereka di babak Kedua

Dan akhirnya untuk pemain Tottenham berhasil kembali mendapakan gol di menit ke  – 50 setelah pertandingan babak kedua di mulai. DImana Son Heung – Min memberikan umpan lambung sempurna yang di akhiri dengan benturan kepala pemain bek asal Belgia bernama Toby ALberwireld.

Setelah itu Leeds Bereaksi dengan mendominasi bola sebanyak 60 persen. Dimana Mulai menit ke – 61 pelatih Leeds mengganti tiga pemain dengan memasukkan Ian Poveda untuk menggantikan Jack harrsion.

Setelah itu ia memasukkan jamie Shackleton untuk menggantikan Ezgjan Alioski, dan Pablo Hernandez untuk menggantikan Rodrigo. Akan tetapi hingga peluit panjang di butnyikan oleh wasit. Pertandingan tersebut berakhir dengan perolehan skor yang sama.

Dimana leeds tidak dapat mendapatkan satu gol sama sekali. Sehingga dalam pertandingan tersebut membuat Tottenham mendapatkan kemenangan mereka di enam pertandingan Primer.

Dan Totenham mendapatkan poisisi ketiga di klasemen sementara dengan selisih enam poin klasemen dari tim pemimpin, Liverpool, dengan Manchester United yang berada di Posisi kedua.

Dan untuk Leeds, mereka terpaksa bertahan di posisi ke sebelas dengan meraih 23 poin dari 17 pertandingan yang mereka lakukan. Kekalahan Leeds dari Tottenham, merupakan kekalahan mereka kedelapan untuk musim ini.

Dan akhirnya Tottenham berhasil mendapatkan perolehan skor 3 – 0 dari Leeds United. Dengan pertandingan ke 16 di liga Inggris yang di lakukan di Stadion tottenham Hotspur london sabtu lalu.

Dan dalam pertandingan tersebut, di pimpin oleh wasit David Coote. Perolehan gol yang did dapatkna dalam pertandingan tersebut di dapatkan oleh Harry Kane di menit ke 29 dari tendangan penalti, Setelah itu Song heung Min berhasil mencetak gol untuk Tottenham din menit ke 45, dan Gol terakhir dalam pertandingan itu di dapatkan oleh pemain bek Toby Alberweiredl di menit ke 50.

Tottenham menggunakan formasi 4-2-3-1 dengan susunan pemain sebagai berikut.

  1. Hugo Lloris (Penjaga Gawang)
  2. Matt Doherty
  3. Toby Alberwireld
  4. Eric Dier
  5. Ben Davies
  6. Pierre – Emille HOejberg
  7. Harry Winks
  8. Steven Bergwijn
  9. Tanguy Ndombele
  10. Heung Min Son
  11. Harry Kane

Leeds United dalam pertandingan tersebut menggunakan formasi 4-1-4-1 yang memiliki ususnan pemain seperti berikut ini.

  1. Illan Meslier (Penjaga Gawang)
  2. Ezgjan Alioski
  3. Pascal Struijk
  4. Luke Ayling
  5. Stuart Dallas
  6. Kalvin Phillips
  7. Jack harrison
  8. Rodrigo
  9. Mateusz Klich
  10. Rapinha
  11. Patric Bamford

Pertandingan Tersebut Di Incar Oleh Tottenham Untuk Menang

Tottenham Hotspur telah membidik kemenangan untuk target kemenangan pertama mereka untuk awal tahun 2021. Dengan pertandingan yang mereka lakukan pertama kali di tahun 2021 melawan Leeds United, di stadion Totttenham Hotspur, London sabtu lalu.

Jelang pertandingan lanjutan Liga Primer tersebut, pasukan yang di asuh oleh Jose Maurinho tersebut mengalami kekecewaan karena mereka tidak dapat mengikuti Derby London karena memiliki jadwal melawan Leeds United.

Tiga hari lalu, tottenham harus bertanding ke markas Fulham dalam pertandingan liga inggris. Akan tetapi empat jam sebelum awal pertandingan, laga tersebut terpaksa di tunda karena pandemi yang mulai meningkat.

Untuk saat ini harry Kane dan rekannya akan memiliki peluang untuk masuk ke pertandingan tersebut. Akan tetapi Kane memiliki kemungkinan tidak dapat membantu mendapatkan bola dari Gareth bale dan Giovani Lo Celso.

Hal tersebut di karenakan kabarnya mereka belum pulih dari Cidera, yang masih membutuhkan beberapa minggu hingga di perbolehkan untuk kembali bertanding.

Dan di sisi lain, Mourinho juga dapat menggunakan Lucas Moura atau Carlos Vinicius. Dimana pada pertandingan – pertandingan sebelumnya kedua pemain tersebut harus absen karena masalah yang terjadi saat mereka melawan Wolverhampton Wanderer.

Baca juga : Cara Aston Villa Menambah Peforma

Cara Aston Villa Menambah PeformaCara Aston Villa Menambah Peforma Akan di lakukan di bursa transfer tahun Depan

Cara Aston Villa Menambah Peforma dimana mereka dapat merekrut beberapa pemain yang akan tersedia di bursa transfer di jendela tahun depan.

Menurut jurnalis sepak bola terkenal Fabrizio Romano, Aston Villa sedang dalam pembahasan dengan Mario Mandzukic tentang transfer bebas. Namun, sang pemain dikabarkan menolak kesempatan untuk bergabung dengan mereka.

Peristiwa ini terjadi sebulan lalu saat Villa mencoba merekrut seseorang pemain sepak bola bernama Keinan Davis.

Profil Mario Mandzukic

Pemain Kroasia berusia 34 tahun itu adalah salah satu pemain paling terkenal di Eropa. Yang memiliki tugas di beberapa klub terbesar yang memenangkan banyak gelar selama waktunya bersama mereka.

Dia memulai karir mudanya di TSF Ditzingen pada tahun 1992 dan juga pernah bekerja di Marsonia dan Zeljeznicar sebelum menjadi profesional dengan Marsonia. Akan tetapi , selama mantranya dengan Dinamo Zagreb itulah dia menjadi terkenal.

Dalam 112 penampilan untuk mereka, dia berhasil mencetak 53 gol dan 35 assist. Wolfsburg mengontraknya pada 2010 dan dia melanjutkan performa impresifnya bersama mereka.

Mantra terbaiknya datang bersama Bayern Munich, yang mengontraknya pada tahun 2012. Pemain Penyerang memainkan peran penting dalam musim kemenangan treble mereka saat ia mengumpulkan angka-angka mengesankan untuk Bavarians.

Dia memiliki kontribusi 62 gol hanya dalam 88 pertandingan untuk mereka. Setelah itu, dia menjalani tugas yang mengecewakan di Atletico Madrid dan kemudian dia pindah ke Juventus di mana dia mendapatkan kembali performanya.

Mandzukic adalah seorang veteran timnas Kroasia dengan 89 penampilan dan 33 gol.

Aston Villa perlu mengejar Mandzukic lagi

Tentu Aston Villa telah menjadi suguhan untuk ditonton musim ini dengan tampilan menyerang mereka karena mereka telah mengumpulkan 5 kemenangan dari 8 pertandingan pembukaan mereka. Ujung tombak mereka mereka Jack Grealish, Ollie Watkins dan Ross Barkley telah bekerja sama untuk membuahkan hasil tersebut.

Masalahnya adalah mereka tidak memiliki kualitas yang memadai untuk menutupi Ollie Watkins di garis depan. Perekrutan rekor klub adalah satu-satunya striker berkualitas yang mereka miliki di barisan mereka.

Dengan permainan yang semakin padat dan cepat, selalu ada risiko mengalami cedera. Di sinilah perekrutan pemain seperti Mandzukic bisa berguna.

Striker veteran itu berpengalaman saat mereka datang, bermain untuk beberapa nama terbesar di Eropa dan menembakkan gol sesuka hati. Seorang penyerang tanpa pamrih dengan segala cara, dia juga pekerja keras yang tak kenal lelah yang akan terus berlari sekuat tenaga sebelum peluat panjang di bunyikan oleh wasit.

Meskipun Villa mungkin telah dilaporkan telah di tolak oleh sang pemain. Mereka perlu melakukan semua yang bisa di lakukan untuk membawanya ke klub. Tidak setiap hari Anda menemukan striker dengan 197 gol di pasar agen bebas.

Selain Mandzukic, Arsenal bisa juga merekrut Melayro Bogarde

Menurut Bild via HITC, Aston Villa adalah di antara sejumlah klub di Eropa yang bersaing untuk mendapatkan tanda tangan dari bek Hoffenheim yang berperingkat tinggi, Melayro Bogarde. Bek tengah berusia 18 tahun itu banyak diminati oleh Borussia Dortmund dan Ajax, sementara klub-klub elit seperti AC Milan dan Barcelona juga disebut-sebut di antara calon pelamar untuk remaja tersebut.

Profil Bogarde

Melayro Bogarde menghabiskan sembilan tahun di tingkat pemuda Feyenoord antara 2009 dan 2018 sebelum bergabung dengan akademi Hoffenheim. Dan mewakili klub di tim U-17, tim U-19 dan tim cadangan.

Dia melakukan debut tim utama di Bundesliga melawan Mainz menjelang akhir musim lalu dan dipromosikan ke skuad senior menjelang kampanye yang sedang berlangsung. Pemain berusia 18 tahun ini telah menjadi pemain reguler di skuad Bundesliga Hoffenheim musim ini dan membuat penampilan pertamanya sebagai starter dalam kemenangan 5-0 atas Slovan Liberec di Liga Europa.

Bek tengah juga memulai kekalahan liga 2-1 melawan Wolfsburg sebelum jeda internasional. Bogarde telah mewakili Belanda di level U-16, U-17 dan U-18 dan merupakan bagian dari skuad yang memenangkan Kejuaraan Eropa UEFA U-17 2019.

Villa akan mendapatkan keuntungan dari potensi Bogarde

Aston Villa tidak benar-benar membutuhkan bala bantuan di bek tengah. Dengan Ezri Konsa, Tyrone Mings, Kortney Hause dan Bjorn Engels semuanya bersaing untuk mendapatkan tempat di posisi tersebut.

Akan tetapi , bukan ide yang buruk bagi Villans untuk menghadirkan wajah-wajah baru Cara Aston Villa Menambah Peforma, yang berarti minat klub pada Melayro Bogarde tentu masuk akal.

Pemain berusia 18 tahun itu sudah mulai bergaul dengan para profesional senior dan terlihat siap untuk masa depan yang cerah dalam permainan.  Bogarde tidak memiliki pengalaman – dia hanya memainkan beberapa pertandingan untuk Hoffenheim – untuk menantang peran tim utama langsung di Villa.

Akan tetapi, mengingat potensinya, ada peluang nyata bahwa bek tengah itu bisa berkembang menjadi pemain kunci di Villa Park di musim-musim mendatang.

Villa sebagian besar memfokuskan perekrutan mereka untuk mendatangkan pemain muda dengan ruang untuk berkembang. Telah terbukti dari kesepakatan untuk Konsa, Douglas Luiz, Matty Cash, dan Ollie Watkins belakangan dilakukan.

Mereka juga merekrut anak-anak muda berbakat seperti Ben Chrisene, Sil Swinkels, Aaron O’Reilly dan Caolan McBride untuk mengubah akademi mereka. Munculnya Indiana Vassilev dari akademi menjadi tim utama semakin menggarisbawahi minat klub dalam mempromosikan bakat-bakat muda.

Pantas untuk di katakan bahwa Melaryro Bogarde masih memiliki banyak waktu yang signifikan untuk mengembangkan permainannya di umur 18 tahun. Aston Villa siap untuk mengalahkan lawannya dalam mendapatkan layanan dari pemain muda tersebut. Dan menjadi peningkat performa tim untuk jangka waktu panjang di masa depan.

Baca juga : Arteta Meminta Rekrut Pemain Baru

Liverpool Menang Melawan AjaxLiverpool Menang Melawan Ajax di Stadium Anfield

Liverpool Menang Melawan Ajax menjadi salah satu pertandingan di liga champion UEFA yang di adakan di stadion Anfield kemarin.

The Reds mencatat tempat mereka di babak 16 besar Liga Champions dengan kemenangan atas Ajax. Sebuah pertemuan yang pintar dan diselesaikan di menit ke-58 ketika Curtis Jones memanfaatkan kesalahan penilaian Andre Onana atas umpan silang Neco Williams untuk membalikkan bola.

Jurgen Klopp menyerahkan debut Eropa kepada kiper pilihan ketiga Caoimhin Kelleher untuk The Reds menggantikan Alisson. Yang absen dalam pertandingan itu sebagai tindakan pencegahan.

Kelleher membuat kasus untuk no.2 baru

Cedera pada Alisson sering membuat Liverpool khawatir. Penampilan Adrian yang tidak menentu dan tidak banyak membantu meningkatkan kepercayaan diri bahwa posisi penjaga gawang berada di tangan yang baikb setiap kali pemain inti tidak dapat mengikuti pertandingan.

Tapi di Caoimhin Kelleher, yang menjadi seorang pemain sepak bola cadangan yang handal dan mungkin akhirnya ia akan muncul. Dan melakukan debutnya di Eropa melawan tim Ajax yang telah mencetak 38 gol dalam delapan pertandingan terakhir mereka sejak kalah dari The Reds.

Akan tetapi, pemain berusia 22 tahun itu berhasil melakukannya dengan baik dalam perjalanan terakhirnya di Anfield. Melalui serangkaian serangan yang bagus di kedua babak. Dengan beberapa aksi yang benar – benar menarik perhatian para penonton dan komentator.

Usaha membelok Noussair Mazraoui tampaknya bertujuan untuk melakukan tendangan sudut kanan atas The Kop sampai Kelleher menepisnya dengan penyelamatan dengan tangan kanan.

Ketika Klaas-Jan Huntelaar melepaskan sundulan ke kiper rookie Liverpool dari jarak dekat di menit-menit akhir. Bola yang seharusnya dapat masuk ke dalam gawang tersebut berhasil di tangkisnya.

Lebih dari sekadar menghentikan tendangan bola tersebut. Kepercayaan diri Kelleher adalah sifat yang baik dalam distribusi dan memerintah pemain lain dalam areanya.

Dengan bukti tersebut, pemain Liverpool bernomor punggung tiga dapat menaikan perintahnya di lapangan sepak bola.

Sebuah gol dibuat oleh Liverpool

Selangkah demi selangkah, visi Jurgen Klopp tentang tim lokal mulai terwujud. Liverpool menunjuk tujuh lulusan akademi dalam skuad hari pertandingan untuk menghadapi para pemimpin Eredivise dengan tiga peran utama dalam permainan itu sendiri.

Selain clean sheet Kelleher, manfaat lain dari pengembangan lebih yang dilakukan di pusat saraf Kirkby muncul tak lama sebelum jam tayang. Umpan silang melayang Neco Williams menipu Andre Onana, yang salah dalam menentukan jalur bola dan gagal mencuri bola. Dan membiarkan Curtis Jones menangkap bola jauh dari tiang gawang.

Hal tersebut telah tercatat dalam buku sejarah dan juga, karena dua pemain sepak bola muda tersebut bergabung untuk berusaha mencetak gol dalam sejarah Liga Champions Liverpool pertama mereka .

Revolusi pemuda Klopp telah lahir dari kebutuhan, bukan kemewahan. Tetapi mereka yang dipanggil ke garis depan telah menunjukkan bahwa masa depan Liverpool telah terlihat sangat cerah.

The Reds Pulang ke Kandang

Satu poin merupakan poin yang sangat dibutuhkan Liverpool untuk mencapai babak 16 besar Liga Champions. Dengan dua pertandingan tersisa, Klopp memiliki tugas penting yang harus di peroleh pada pertandingan grup final melawan Midtjylland.

Tapi kemenangan tipis atas tim Erik ten Haag dalam permainan yang sedingin  musim dingin di Anfield akhirnya berhasil menyelesaikan tugas mereka. Tanda-tanda bahwa pemain sepak bola dari tim Liverpool yang lebih familiar akan segera kembali terlihat saat mereka menekan tim tamu tanpa henti sepanjang 90 menit.

Liga Premier telah melihat sisi terbaik dan terburuk dari tim Klopp saat mereka menyesuaikan diri dengan keadaan sepakbola sekarang. Dan Akhirnya, mereka berhasil mengamankan tempat di babak penyisihan pertama untuk kompetisi klub elit Eropa. Bagaimanapun juga hal tersebut  adalah tanda bahwa rasa normalitas mungkin akan segera terjadi.

Tak ada lagi keheningan para fans di Lapangan

Hari Minggu akan menandai babak baru dalam normal baru. Dengan beberapa pendukung Liverpool membuka kembali stadiun mereka yang telah lama ditunggu-tunggu ke Anfield untuk kunjungan Wolves.

Sembilan bulan sejak suara-suara terakhir terdengar dari The Kop telah menyaksikan pertandingan dimainkan dengan cara yang sangat bersih dan bebas.

Kunjungan Ajax, telah ditetapkan sebagai pertandingan tertutup terakhir di Merseyside. Dimana protokol yang di keluarkan oleh pemerintah akan segera di tarik, dan mengakhiri masa lockdown secara global.

Mungkin hanya ada 2.000 penggemar yang melakukan social distancing ke Anfield akhir pekan ini. Tetapi suara gemuruh para supporter akan terdengar lagi dalam waktu dekat..

Pujian Jurgen Klopp

Jurgen Klopp memuji “talenta top” Caoimhin Kelleher setelah penjaga gawang dengan hasil akhir pertandingan Liverpool Menang Melawan Ajax 1-0 di Liga Champions.

Dimulai saat Alisson mengalami cedera hamstring, Kelleher menjadi penjaga gawang kedua yang menjaga clean sheet pada debutnya untuk Liverpool di Liga Champions.

Kelleher, 22, membuat empat penyelamatan saat gol Curtis Jones pada menit ke-58 terbukti cukup untuk mengirim juara Liga Premier itu ke babak 16 besar dari Grup D.

Klopp memuji penjaga gawang dan mengatakan bahwa distribusi pemain asli Irlandia tersebut adalah alasan utama dia memutuskan untuk menggantikan Adrian dengan Kelleher.

Kelleher berhasil melakukan operan sebanyak 30 dari 42 operan untuk Liverpool. Yyang memiliki kekhawatiran cedera lebih lanjut atas Jordan Henderson dan Andy Robertson.

Tapi Klopp optimis bahwa keduanya dapat kembali ke tim menjelang pertandingan hari Minggu di kandang melawan Wolves.

Baca juga : Rencana Liverpool Tahun Depan

Rencana Liverpool Tahun DepanRencana Liverpool Tahun Depan Yang Di Mulai dari Perpindahan Posisi Mohamed Salah

Rencana Liverpool Tahun Depan akan mengadakan pengaturan ulang formasi dan posisi pemain dan membeli pemain baru pada januari kedepan.

Mohamed Salah mungkin harus mengganti posisinya di Liverpool. Hal tersebut untuk mengakomodasi rekan setim yang bersinar dan tidak bisa berhenti mencetak gol.

Selama tiga tahun terakhir, Mohamed Salah berperan sebagai pencetak gol utama Liverpool. Ia juga sangat ahli dalam hal ini.

Musim debut Salah membuatnya mencetak 44 gol, hal tersebut juga termasuk rekor 38 pertandingan Liga Premier dengan 32 gol. Sehingga dia mendapatkan penghargaan berupa Sepatu Emas kedua dan mencetak 27 gol di semua kompetisi.

Musim ketiga menampilkan 19 gol Liga Premier, 23 di semua kompetisi. Lebih dari sekadar gol, peran Salah telah membantu Liverpool mencapai periode paling sukses sejak 1980-an. Kalau begitu,  34 juta pounds itu sangat murah.

Akan tetapi, di musim keempatnya di klub dan meski sukses luar biasa, Salah mungkin harus mengubah perannya.

Salah Dapat Bersinar Sebagai Pemain Sepak Bola Di Liverpool

Tidak ada yang melihat Diogo Jota sebagus ini. Dia masuk dan sudah mencetak sembilan gol, termasuk delapan dalam delapan pertandingan terakhirnya.

Liverpool telah melewati gelombang tersebut yang terjadi dalam krisis cedera, mengambil hasil bagus di belakang performa Jota. Yang terbaru adalah satu poin di Brighton setelah gol pembuka yang luar biasa.

Dan mereka mungkin harus melanjutkannya. Walaupun begitu, Rencana Liverpool Tahun Depan tidak dapat mengandalkan rencana musim lalu karena cedera menggagalkan rencana mereka. Sebaliknya, Jurgen Klopp harus pergi dengan apa yang berhasil.

Jika Liverpool menginginkan gelar lagi, mereka juga tidak bisa menunggu untuk mencoba hal-hal baru. Jota mencetak gol, jadi Jota adalah pencetak gol utama.

Itu kemungkinan akan datang dengan mengorbankan gol Salah juga. Tapi itu tidak selalu berarti buruk. Pemain asli Mesir itu menunjukkan kemampuan luar biasa untuk berkreasi musim ini dan dia harus benar-benar mengubah perannya.

Salah rata-rata melakukan 2,4 operan kunci yang membuat peluang gol baru tercipta per pertandingan di Liga Premier. Sejauh ini yang terbaik di Liverpool sedangkan  Sadio Mane memiliki posisi operan dibawahnya dengan total sebanyak  1,7.

Faktanya, hal tersebut cukup bagus untuk 10 besar di Liga Premier. Mungkin kedengarannya tidak luar biasa tetapi Salah juga memiliki delapan gol dimana dia menciptakan beragam peluang sekaligus tetap menjadi pencetak gol utama.

Tidak ada orang lain yang menciptakan banyak peluang juga menjadi pencetak gol utama. Faktanya, hanya Bruno Fernandes yang nyaris mencetak delapan gol.

Yang menarik, pada hari Sabtu adalah assist pertama Salah pada musim ini. Hal tersebut menunjukkan bahwa saat dia menciptakan peluang. Perannya sebagai pencetak gol utama berarti tim tidak disiapkan sama untuk orang lain untuk mencetak gol.

Tetapi jika Liverpool fokus untuk menyalurkan upaya mereka melalui Jota yang sedang dalam performa terbaiknya. Dengan permainan yang kreativitas dan luar biasa Salah bisa menjadi senjata yang menghancurkan.

Merekrut Perr Shuurs Menjadi Langkah Pintar Untuk Liverpool

Menurut klaim dari Corriere Dello Sport, Liverpool sekali lagi dikaitkan dengan kepindahan bek Ajax Perr Schuurs yang berperingkat tinggi menjelang jendela Januari.

Sesuai laporan, pelatih The Reds Jurgen Klopp ingin terjun ke pasar musim dingin dalam upaya untuk menyelesaikan krisis pemain klub yang sedang berlangsung belakangan ini. Dan telah mengajukan tawaran 27 juta pounds untuk pemain Belanda itu.

Juga diklaim bahwa Ajax akan siap untuk menguangkan Schuurs untuk jumlah yang ditawarkan oleh juara bertahan Liga Premier.

Profil Perr Schuurs

Seorang eksponen muda dari pakaian Belanda Fortuna Sittard, Perr Schuurs melakukan debut profesional seniornya di lapis kedua selama musim 2016-17. Kemajuan pesatnya membuka jalan untuk pindah ke divisi teratas bersama kelas berat Ajax pada Januari 2018, meskipun Schuurs dipinjamkan kembali ke Fortuna Sittard untuk sisa musim 2017-2018.

Schuurs, yang mencetak 10 gol dalam 60 penampilan untuk klub masa kecilnya Fortuna Sittard, awalnya tampil untuk tim cadangan Ajax di Eerste Divisie. Dia akhirnya melakukan debut Eredivisie sebagai pemain pengganti dalam kemenangan 5-0 atas AZ Alkmaar pada Oktober 2018. Yang telah menyelesaikan tahun 2018-19 dengan 4 penampilan senior di bawah catatan rekornya.

Pemain berusia 21 tahun itu memantapkan dirinya dalam peran yang lebih menonjol di ibu kota Belanda musim lalu. Yang telah tampil sebanyak 17 kali di semua kompetisi.

Schuurs telah berkembang dari kekuatan ke kekuatan untuk menetapkan peran awal reguler di jantung lini belakang Ajax musim ini. Dan memulai 8 pertandingan liga sambil juga tampil mengesankan di babak grup Liga Champions.

Schuurs telah mewakili Belanda di level U-19, U-20 dan U-21 dan baru-baru ini dipanggil ke skuad senior. Tapi dia tetap tidak tergabung di level internasional.

Schuurs akan menawarkan solusi jangka panjang bagi The Reds di garis belakang

Liverpool memasuki musim yang sedang berlangsung di lini belakang tengah menyusul penjualan bek veteran Dejan Lovren ke Zenit St. Petersburg.

Dan cedera jangka panjang pada andalan Joe Gomez dan Virgil van Dijk telah membuat The Reds menjadi tulang punggung di jantung lini belakang. Akibatnya, Klopp menghadapi tugas berat untuk mempertahankan mahkota PL tanpa bantuan dua letnan paling tepercaya di lini belakang.

Pemain  Nathaniel Phillips dan Rhys Williams telah bermitra dengan Joel Matip di belakang untuk berbagai tingkat kesuksesan sementara Fabinho juga telah dialihkan ke peran bertahan. Akan tetapi, tidak bisa di abaikan bahwa krisis pertahanan yang sedang berlangsung di Anfield membutuhkan perlindungan segera. Liverpool pasti perlu mulai menyusun beberapa target dengan Januari hanya lebih dari empat minggu lagi.

Baca juga : Arteta Meminta Rekrut Pemain Baru

Arteta Meminta Rekrut Pemain BaruArteta Meminta Arsenal Untuk Rekrut Pemain Baru di Bulan Januari 2021

Arteta Meminta Rekrut Pemain Baru untuk memperkuat performa Arsenal dalam pertandingan yang akan di gelar di masa yang akan datang.

Mikel Arteta membuat proposal kepada pihak Arsenal untuk merekrut pemain baru di bulan Januari tahun depan. Dimana salah satu targetnya adalah pemain gelandang milik Real Madrid Isco, yang ingin mengontraknya secara permanen di musim panas mendatang.

Menurut Defensa Central. yg menyebabkan pelatih asli Spanyol tersebut yakin dengan pemain sepak bola tersebut adalah “Cocok” untuk The Gunners.

Isco telah di kabarkan akan berada di bursa transfer dari Bernabeu pada bulan januari tahun depan. Dimana Isco tidak cocok dibawah pengawasan Zinedine Zidane di Real Madrid.

Kabar terbaru terungkap di spanyol bahwa ia telah resmi untuk meminta transfer di kesempatan yang akan datang. Dan sang raksasa Spanyol ingin menjualnya, mengingat masa kontraknya akan berakhir pada tahun 2022.

Beberapa tim Liga premier telah dikabarkan berminat dengan pemain tersebut. Salah satunya adalah Everton, yang tentu saja di kelola oleh Carlo Ancelotti.

Dia adalah penggemar berat Isco selama bertugas di Real Madrid. Dan spekulasi yang berkaitan dengan hal tersebut, di tambah dengan kebangkitan James Rodriguez di Goodison Park. Telah menjadikan mereka kandidat yang layak untuk memperoleh tanda tangannya.

AKan tetapi sepertinya mereka sekarang menghadapi persaingan yang ketat dari Arsenal. Dengan Defensa Central yang mengklaim bahwa Arteta Meminta Rekrut Pemain Baru kepada petinggi Arsenal untuk mengamankan Isco dengan status pinjaman pada Januari mendatang.

Arteta Meminta Rekrut Pemain Baru Dengan Penawaran Resmi Isco

Sejauh ini belum ada penawaran resmi yang di buat, akan tetapi idenya adalah untuk mengamankan  kesepakatan pinjaman yang akan mencakup opsi pembelian untuk akhir musim.

The Gunners di anggap sebagai pilihan terbaik untuk pemain tersebut. Mengingat Dani Ceballos telah menjadi pemain sukses di Arsenal.  Akan tetapi Madrid tidak antusias akan bursa transfer yang terbuka di bulan Januari kedepan.

Sebaliknya, mereka lebih suka mengurus transfer yang akan di buka pada musim panas tahun depan setelah musim berakhir. Dan mereka dapat mencari bala bantuan pada waktu yang sama.

Untungnya untuk Arsenal, satu sisi mereka tiak akan bersaing dengan Manchester City.

Mereka juga telah di kaitkan dengan gerakan, dimana Pep Guardiola merupakan penggemar dari Isco beberapa tahun belakangan. Akan etapi menurut El Confidencial, pernyataan tersebut adalah hal bohong atau Hoax.

Mereka melaporkan bahwa Manchester City tidak tertarik pada gelandang tersebut dan Guardiola sendiri telah ‘mengesampingkan penandatanganannya’ karena dia adalah bertentangan dari pemain yang dia cari.

Dia menginginkan pemain seperti Ferran Torres, pemain yang bermain lebih dulu dan tidak seimbang dengan dinamismenya, bukan Isco, yang menendang bola dan kemudian tidak melakukan peningkatan dalam pertandingan.

Menariknya, El Confidencial juga mengatakan bahwa bukan Isco yang mendorong untuk pindah, tetapi Madrid dan mereka memainkan permainan media untuk memperoleh nilai penjualan pemain dengan harga tertinggi.

Real madrid yang membocorkan bahwa dia ingin transfer dengan alasan agar “tidak membuat Isco depresi” sementara media klub yang telah terkait menyarankan  untuk melakukan transfer dengan Christian Eriksen untuk “menaikkan harga” Isco.

Kesimpulannya, hal tersebut adalah hal yang berantakan. Dimana siapa duluan yang akan mengambil langkah untuk mendapatkan Isco?, apakah Arsenal ataukah Everton.

Tekanan Mikel Arteta dari Pemain Muda Arsenal

pemain muda Arsenal layak mendapat kesempatan di panggung besar setelah penampilan mereka di Eropa.

Di Liga Premier Perjalanan Arsenal dimulai dengan lambat. Dengan empat kemenangan, empat kekalahan dan hasil imbang sejauh ini, gol The Gunners tidak konsisten.

Sementara ketidakmampuan mereka untuk mencetak gol sama sekali tidak baik. Hanya Burnley, West Brom dan Sheffield United yang lebih jarang mencetak gol daripada tim Mikel Arteta, yang telah bermain lebih dari delapan jam tanpa mencetak gol dari permainan terbuka.

Di Liga Europa, kebalikannya. Arsenal telah mengamankan kualifikasi ke babak 32 besar dengan dua pertandingan tersisa setelah memenangkan keempat pertandingan grup pembuka mereka di kampanye Eropa untuk pertama kalinya sejak 2005.

Sepanjang liga mereka telah mencetak rata-rata tiga gol per pertandingan dan terlihat kekuatan menyerang yang tangguh melawan musuh yang memang lebih lemah.

Jadi mengapa demikian?

Jawaban yang paling jelas tampaknya adalah para pemain. Mikel Arteta lebih suka memiliki dua tim berbeda – satu untuk Liga Premier dan satu untuk Liga Europa. Sejauh di musim ini keduanya belum ada pencampuran pemain antara kedua kelompok pemain milik arteta tersebut.

Sekarang walaupun dengan performa The Gunners di kedua kompetisi yang sangat berbeda. Mungkin inilah saatnya bagi Arteta untuk mulai memberikan peluang kepada para pemain muda yang telah melayaninya dengan sangat baik di Arsenal.

Emile Smith-Rowe

Emile Smith-Rowe sangat tidak beruntung dengan cedera yang di alaminya sejauh musim ini yang membatasi peluang tim pertamanya di Arsenal.

Namun, kembalinya pemain berusia 20 tahun itu dengan kondisi yang fit, bertepatan dengan keputusan Mikel Arteta untuk mengubah formasi yang merupakan hal terbaik baginya. Dalam formasi 3-4-3, peran nomor punggung 10 di mana Smith-Rowe akan cocok baginya sekarang sudah tidak cocok lagi. Tetapi dengan kembalinya ke 4-2-3-1 baru-baru ini, mungkin ada kesempatan langsung baginya ke tim utama.

Dengan Mesut Ozil keluar dari skuad sampai bulan Januari, mantan pemain pinjaman RB Leipzig mungkin adalah gelandang penyerang yang paling kreatif yang dapat dipilih klub saat ini.

Ini adalah pertunjukan penuh saat ia diberi kesempatan pertamanya musim ini dalam kemenangan 3-0 Arsenal atas Molde. Hanya beberapa menit setelah masuk, Smith-Rowe mampu memanfaatkan umpan Kieran Tierney dan membantu gol pertama Flo Balogun dengan seragam Arsenal.

Baca juga : Sejarah Transfer Terbaik AC Milan